11 Jenis Alat Musik Tradisional Pulau Kalimantan dan Penjelasan Singkat

Alat Musik Tradisional Pulau Kalimantan Meski zaman telah berubah, yang namanya adat dan warisan sejarah Indonesia harus terus dilestarikan. Itulah sala satu bentuk cinta kita kepada bangsa dan negara ini. Jangan sampai hilang atau di klaim oleh negara lain. Alat musik tradisional Indonesia yang ada saat ini tidak ternilai harganya jika dibandingkan dengan sekedar materi. Oleh sebab itu, rakyat indonesia dari sabang sampai merauke harus sadar dengan semua itu, tanpa terkeculi. Demi melestarikan alat musik tradisional indonesia yang beragam jenisnya. Kami akan selalu terus membahas tema yang berkaitan dengan alat musik tradisional dari berbagai daerah yang ada di indonesia. Seperti yang pernah kita bahas dahulu yaitu tentang alat musik tradisional, Semua itu adalah wujud kecintaan kepada tanah air Indonesia.

Welcome to hargaalatmusik.info

Kl1k klose (x) 2 kali untuk menutup

Terimakasih telah berkunjung 🙂

Pada artikel kali ini kami akan membahas khusus alat musik tradisional kalimantan. Apa sajakah itu? Ada macam-macam alat musik tradisional dari Kalimantan yang harus diketahui. Kalimantan adalah pulau terbesar ketiga didunia yang terletak disebelah utara Pulau Jawa, dan disebelah barat Pulau Sulawesi. Terdapat banyak propinsi yang ada di Kalimantan ini, seperti Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan tenggah dan lainya. Pulau Kalimantan kaya akan Budaya dan kesenian termasuk juga seni musik. Dan salah satunya adalah alat musik tradisionalnya.

Alat Musik Tradisional Pulau Kalimantan

1. Bumbung.

Alat musik tradisional kalimantan Bumbung

Jenis alat musik ini dibuat dari batang pohon bambu. Merupakan alat musik tradisional kalimantan. Alat musik Bumbung ini sendiri berawal dari bumbung ‘bumbung lamamng‘ (beras ketan yang dibakar dalam bumbu). Yang dimodifikasi menjadi alat musik diatonik, terdiri dari 7 nada dsar. Untuk membuat alat musik bumbung biasanya terbuat dari 2 ruas bambu. Kebanyakan alat musik bumbung ini dapat ditemukan di Desa Berikin Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

2. Kintung.

alat musik tradisional kalimantan Kintung

Kintung adalah alat musik tradisional Kalimantan Selatan. Alat musik kintung ini biasanya digunakan untuk mengiringi pertunjukan musik kintung. Adapun bentuk alat musik tradisional ini mirip dengan alat musik angklung atau calung yang berasal dari Jawa Barat yaitu dari bambu dan dibunyikan dengan cara dipukul. Untuk mengatur bunyi tergantung pada rautan bagian atasnya hingga melebihi dari seperdua lingkaran bambu. Rautan itu makin ke atas semakin mengecil sebagai peganganya. Sedangkan bagian bawahnya seperti biasanya dua ruas, dan buku yang ada dibagian tengahnya (dalam) dibuang agar menghasilkan bunyi. Untuk pengaturan bunyi pada alat musik kintungtergantung pada rautan bagian atasnya. Semakin dibuang atasnya itu akan menimbulkan nada yang lebih tinggi.

3. Panting.

Panting

Panting merupakan alat musik yang cara memainkanya dengan dipetikdan berbentuk seperti gambus arab tetapi ukuranya lebih kecil. Panting merupakan alat musik dari Kalimantan Selatan, pada umunya adalah masyarakat Banjar. Tokoh yang paling terkenal sebagai pemain painting adalah A. Sarbaini dan ada juga grup-grup musik painting yang lain. Tetapi sekarang ini seiring dengan perkembangan zaman grup musik painting menjadi semakn sedikit bahkan sudah jarang ditemui.

4. Sampek atau Sampe.

Sampek atau Sampe

Sampek atau Sampe merupakan alat musik tradisional suku Dayak di Provinsi Kalimantan Timur. Ampe dalam bahasa lokal suku Dayak dapat diartikan “memetik dengan jari” dengan mengetahui artinya kita sedikit memiliki gambaran bahwa alat musik sampek adalah alat musik yang cara memainkanya dengan dipetik. Namun demikian, alat musik ini banyak memiliki penamaan yang berbeda-beda diantara berbagai sub suku dayak yang ada di Pulau Kalimantan. Alat musik tradisional Sampe ini terbuat dari bahan kayu pilihan yang banyak terdapat di Kalimantan Timur, antara lain kayu meranti, kayau adau, kayu marang, kayu pelantan dan sejenisnya. Adapun bentuk dari alat musik sampe ini seperti bentuk gitar.

5. Gemer (Gendang).

Alat Musik Gendang

Gemer atau Genddang merupakan alat musik tardisional Kalimantan Timur yang dibunyikan dengan cara dipukul. Alat musik ini terbuat dari batang kayu berlubang dan pada ujungnya ditutup dengan kulit binatang. Gemer atau yang lebih dikenal masyrakat Indonesia sebagai gendang, terdiri dari 4 jenis yang dibedakan berdasarkan bentuk dan ukuranya, yaitu prahi, gimar, tuukng tuat dan pampong. Gemer digunakan sebagai alat pendukung pengiring upacara dan tarian daerah.

Baca Juga :

6. Kecapi.

alat musik kecapi

Kecapi adalah salah satu alat musik tradisional khas yang dipergunakan oleh masyarakat suku Dayak di Kalimantan tengah. Alat musik tradisional Kalimantan Tenggah ini memiliki bentuk dan fungsi yang sama dengan alat musik sampe yang berasal dari Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara. akan tetapi, kecapi dari daerah Kalimantan Tengah khusunya dari suku dayak memiliki ciri khas tersendiri yang membedakan dari alat musik sampe.

7. Sarun.

Alat musik tradisional kalimantan Sarun

Sarun adalah salah satu alat musik tradisional suku Dayak Kalimantan Tengah yang dibuat dari bahan logam atau besi. Sarun ini sama dengan alat musik saron di pulau Jawa, namun tentu saja memiliki suatu hal yang khas yang menjadikan sarun berbeda dari saron. Cara memainkan sarun cukup dengan cara menabuhnya bergantian sesuai dengan nada yang ingin dihasilkan dari setiap lempengan-lempengan besi atau logam pada sarun yang disusun secara berjajar pada bagian dasar.

8. Kalampat.

Alat musik tradisional kalimantan Kalampat

Kalampat adalah alat musik tradisional Kalimantan Selatan sejenis gendang namun hanya satu bagian saja yang bisa dipukul atau biasa disebut berkepala tunggal. Badan gendang terbuat dari batang batung atau bambu tebal yang berdiameter besar. Kalampat dimainkan dengan cara dipukul menggunakan pemukul dari rotan. Kalampat dimainkan bersama dengan agung (gong) sebagai pengiring dalam upacara bawanang (panen padi), Babalian (bahiaga atau upacara pengobatan yang bersifat magis) dan upacara lainya pada masyarakat suku Dayak.

9. Keledik/Kedire/Kadire.

alat musik kalimantan Kadire

Keledik/Kedire/Kadire merupakan alat musik tradisional Kalimantan Barat terbuat dari labu dan bilah bambu yang dimainkan dengan cara ditiup dan dihisa, terdapat di daerah kapuas hulu. Pada suku dayak Uut Danum disebut Korondek. Keledi atau organ mulut dibuat dari buah labu yang sudah tua berumurur sekitar 5 – 6 bulan. Kemudian dikelurakan isinya, direndam selama satu bulan, dan selanjutnya dikeringkan. Buah labu dan batang-batang bambu disatukan dengan menggunakan perekat dari sarang kelulut (sejenis lebah hutan berukuran kecil) alat musik ini dimainkan untuk mengiringi nyanyian tradisional, tarian, teater tutur (berupa syair dalam nyanyian yang berisi nasihat dan petuah) serta upacara adat pada suku dayak.

10. Entebong.

alat musik Entebong

Meruapakan alat musik tradisional Kalimantan Barat yang dimainkan dengan cara dipukul yang terdapat dikelompok suku dayak. Alat musik ini biasanyan dimainkan untuk mengiringi tarian tradisional dan nyanyian tradisional Kalimantan.

11. Pelengkap.

Untuk yang kesebelas dan seterusnya ini merupakan sebuah alat musik yang perlu sobat isi sendiri hehe , atau bagi anda pembaca yang berasal dari pulau kalimantan bisa menambahkannya dengan cara menghubungi admin kami..

Demikianlah beberapa alat musik tradisional yang berasal dari Pulau Kalimantan yang bisa kami sajikan untuk anda pembaca hargaalatmusik.info. Dan semoga saja artikel tadi bisa mewakili dari berbagai alat musik tradisional Pulau Kalimantan.

11 Jenis Alat Musik Tradisional Pulau Kalimantan dan Penjelasan Singkat | admin | 4.5
/* */
Selamat Datang di HARGAALATMUSIK.INFO

Kl1k Tanda(x) 2 Kali Untuk Tutup

Terimakasih Telah Berkunjung:*