10 Jenis Alat Musik Tradisional Nusa Tenggara Timur (NTT)

10 Jenis Alat Musik Tradisional Nusa Tenggara Timur (NTT) – Mengenal seni dan budaya Indonesia memang membutuhkan waktu. Hal ini karena Indonesia sangat kaya akan ragam seni dan budaya dari Sabang sampai Merauke. Butuh kesabaran ekstra untuk melakukan semua itu. Makanya kami selalu terus update artikel terkait seni dan budaya Indonesia dari berbagai aspek dan pengertianya secara lengkap. Tujuanya adalah untuk melestarikan seni dan budaya yang ada di Indonesia dan terus menjadi objek pembicaraan oleh warga Indonesia sendiri dan dunia. Salah satu peningalan seni dan budaya pada zaman dahulu yang sampai sekarang masih eksis adalah alat musik tradisional dari tiap tiap daerahnya. Tapi disini kami akan mengulas alat musik tradisional dari salah satu daerah yang ada di indonesia yaitu alat musik tradisional Nusa Tenggara Timur.

Welcome to hargaalatmusik.info

Kl1k klose (x) 2 kali untuk menutup

Terimakasih telah berkunjung 🙂

Nusa Tenggara Timur atau yang biasa disebut dengan NTT adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian tenggara Indonesia. Provinsi ini memiliki banyak pulau sekitar 550 pulau yang indah dan mempesona. Selain memiliki kekayaan pulau yang indah, Nusa Tenggara Timur juga adalah sebuah provinsi yang dikenal sangat kaya akan budaya dan tradisi unik. Salah satu hal yang menunjukan hal tersebut misalnya bisa kita lihat dengan adanya alat musik sasando yang begitu terkenal hingga ke mancanegara.

Nah, selain sasando khas suku Rote, nusa tenggara timur juga memiliki beberapa alat musik yang tak kalah unik untuk diungkap. Baiklah, tidak terlalu memperpanjang mukaddimah, langsung saja kita kupas satu persatu alat musik tradisional dari nusa tengara timur. Kabar baiknya ada beberapa alat musik tradisional Nusa Tenggara Timur pada zaman dahulu yang berhasil ditemukan, apa saja itu ? berikut ulasanya secara lengkap alat musik tradisional nusa tenggara timur mulai dari gambar, cara memainkanya dan penjelasanya.

10 Jenis Alat Musik Tradisional Nusa Tenggara Timur (NTT)

1. Sasando.

Sasando

Alat musik tradisional sasando atau yang biasa kita kenal dengan nama panjang sasando Rote. Sesuai dengan namanya alat musik tradisional NTT ini berasal dari pualu Rote. Sasando terbilang jenis alat musik yang sangat unik, karena ke unikanya sasando bahkan sempat menjadi gambar utama dalam latar mata uang pecahan Rp. 5000. Sasando terdiri dari dua bagian utama, yaitu bagian yang terbuat dari bambu dan bagian yang terbuat dari daun lontar. Bagian yang terbuat dari bambu adalah tempat melekatnya dawai – dawai sasando yang banyaknya 28 dawai (sasando engkel), 56 dawai (sasando dobel), atau 84 dawai. Dawai – dawai tersebut dipasang melingkar bambu dengan panjang yang sangat beragam. Alat musik jenis ini cara memainkanya dengan cara dipetik. Jenis alat musik ini biasanya digunakan untuk mengiringi lagu tradisional NTT

2. Pitung Ong.

Pitung Ong

Alat musik ini berasal dari Alor, yang terbuat dari kayu dan bambu. Jenis alat musik ini secara lengkap mewakili bagian dari gong asli (perunggu) pitung Ong biasanya dimainkan di ladang sebagai ungkapan rasa bahagia setelah menyelesaikan kegiatan berkebun secara gotong royong. Misalnya sehabis bertanam dan selesai panen. Permainan alat musik ini juga biasanya diselingi dengan tarian untuk menambah semarak suasana. Alat musik ini cara memainkanya dipukul mengunakan alat bantu yang berupa kayu.

3. Leko Boko / Bijol.

Alat musik tradisional NTT yang terbuat dari labu hutan (wadah resonansi), kayu (bagian untuk merentangkan dawai), dan usus kuskus (sebagai dawainya)jumlah dawainya ada 4. Alat musik jenis ini cara memainkanya dengan cara digesek sama seperti heo. Fungsi leko dalam masyarakat Dawan untuk hiburan pribadi dan juga untuk pesta adat.

4. Nuren.

Alat musik jenis ini berada di Solor Barat. Orang Talibura di Sikka Timur menyebut alat musik ini denagn nama sason, apabula disebut secara puitis menjadi sason nuren. Sason nuren merupakan dua buha suling yang dimainkan oleh seorang sendirian, merupakan sebutan sakral, keramat, kesayangan, alat hiburan. Alat musik ini cara memainkany dengan cara di tiup. Jenis alat musik ini biasanya digunakan untuk mengiringi lagu tradisional NTT

Baca Juga : 

5. Heo.

Selain alat musik diatas tersebut, masyarakat NTT juga mengenal beberapa jenis alat musik tradisional lainya, misalnya alat musik heo. Heo adalah alat musik yang cara memainkanya dengan digesek yang dibuat dengan papan denagn alat gesek dari rangkaina ekor kuda. Heo memiliki 4 buah dawai dengan nada- nada dasar yang berbeda, sama seperti leko boko. Cara memainkan heo sama seperti anda memainkan alat musik yang populer saat ini yaitu biola.

6. Foy Doa.

Foy Doa

Adalah alat musik tradisional flores yang berasal dari kebudayaan masyarakat Flores. Berdasarkan asal katanya, Foy Doa berarti suling ganda. Instrumen ini memang tersusun 2 atau lebuh suling yang dimainkan secara bersama – sama. Alat musik jenis ini biasanya dimainkan umumnya mengiringi syair atau nyanyian petuah yang disampaikan orang – orang tua sebagai nasihat bagi anak – anaknya.

7. Foy Pai.

Sama seperti Foy Doa, Foy pay juga termasuk jenis alat musik tiup. Foy Pai berupa suling bambu dengan bentuk menyerupai angka 4. Alat musik ini menghasilkan nada – nada dasar antara lain do, re, mi, fa dan sol. Biasanya Foy Pai ini dimainkan untuk melengkapi permainan Fo Doa.

8. Prere.

Sesuai dengan namanya, alat musik ini hanya menghasilkan nada do dan re saat ditiup. Ukuranya pendek seukuran pensil dan terbuat dari ruas bambu kecil. Pada bagian dalam rongganya diberi suatu membran yang bergetar ketika ditiup sehingga dapat menghasilkan suara yang merdu. Dan suara yang keluar diperbesar dengan tambahan adanya daun pandan dibagian ujungnya. Alat musik jenis ini juga digunakan sebagai alat musik tradisional NTB

9. Knobe khabetas.

Knobe khabetas

Merupakan alat musik tradisional NTT yang dipercaya telah ada sejak zaman batu. Bentuk dari alat musik ini seperti alat perang zaman dahulu yaitu busur panah, berupa lengkungan bambu yang diikat dengan tali lebar. Cara memainkan alat musik ini tidak terlalu sulit yaitu dengan mendekatkan tali ke mulut dan meniupya. Instrumen ini dulu sering dibawa petani ke sawah sebagai media hiburan untuk menunggu tanaman kebunya dari serangan hama.

10. Knobe Oh.

Knobe Oh

Dimainkan dengan cara yang sama dengan Knobe Khabetas. Hanya saja instrumen jenis ini mempunyai bentuk yang berbeda. Knobe Oh dibuat dengan mengerat bagian tengah pada sebuah bilah bambu sepanjang 12,5 cm. Pada tengah kerataan tersebut disisakan kulit ari dari bambu yang berfungsi sebagai resonator ketika di tiup.

Demikian informasi mengenai alat musik tradisional dari NTT yang bisa saya berikan kepada anda. Sebenarnya masih banyak lagi jenis – jenis alat musik tradisional yang berasal dari NTT. Tapi saya rasa cukup itu saja, untuk selebihnya akan kita bhasa pada asrtikel yang selanjutnya. Terimah kasih dan semoga dapat bermanfaat. source hargaalatmusik.info

10 Jenis Alat Musik Tradisional Nusa Tenggara Timur (NTT) | admin | 4.5
/* */
Selamat Datang di HARGAALATMUSIK.INFO

Kl1k Tanda(x) 2 Kali Untuk Tutup

Terimakasih Telah Berkunjung:*